My Blog
Di sebuah kota kecil yang tenang & indah, ada sepasang pria & wanita yang saling mencintai. Mereka selalu bersama memandang matahari terbit di puncak gunung, bersama di pesisir pantai menghantar matahari senja. Setiap orang yang bertemu dengan mereka tdk bisa tidak akan menghantar dengan pandangan kagum & doa bahagia.
Mereka saling mengasihi satu sama lain. Namun pd suatu hari, malang sang lelaki mengalami luka berat akibat sebuahkecelakaan. Ia berbaring di atas ranjang pasien beberapa malam tdk sadarkandiri di rumah sakit. Siang hari sang wanita menjaga di depan ranjang & dgntiada henti memanggil2 kekasih yg tdk sadar sedikitpun.
Malamnya ia ke gereja kecil di kota tsb & tak lupa berdoa kepada Tuhan agarkekasihnya selamat. Air matanya sendiri hampir kering krn menangissepanjang hari. Seminggu telah berlalu, sang lelaki tetap pingsan tertidur spt dulu, sedangkan si wanita telah berubah menjadi pucat pasi & lesu tdk terkira, namun ia tetap dgn susah payah bertahan & akhirnyapd suatu hari Tuhan terharu oleh keadaan wanita yg setia & teguh itu,lalu Ia memutuskan memberikan kpd wanita itu sebuah pengecualian kpddirinya. Tuhan bertanya kpdnya "Apakah kamu benar2 bersedia menggunakan nyawamu sendiri utk menukarnya?" . Si wanita tanpa ragu sedikitpun menjawab "Ya".
Tuhan berkata "Baiklah, Aku bisa segera membuat kekasihmu sembuh kembali,namun kamu hrs berjanji menjelma menjadi kupu2 selama 3 thn. Pertukaran spt ini apakah kamu juga bersedia?". Siwanita terharu setelah mendengarnya &dgn jawaban yg pasti menjawab "saya bersedia!".
Hari telah terang. Si wanita telah mjd seekor kupu2 yg indah. Ia mohon diripd Tuhan lalu segera kembali ke rumah sakit. Hasilnya, lelaki itu benar2telah siuman bahkan ia sedang berbicara dgn seorg dokter.Namun sayang, ia tdk dpt mendengarnya sebab ia tak bisa masuk ke ruang itu. Dgn di sekati oleh kaca, ia hanya bisa memandang dr jauh kekasihnya sendiri beberapa hari kemudian, sang lelaki telah sembuh. Namun ia sama sekali tdk bahagia.
Ia mencari keberadaan sang wanita pd setiap org yg lewat, namun tdk ada ygtahu sebenarnya sang wanita telah pergi kemana.Sang lelaki sepanjang hari tdk makan & istirahat terus mencari. Ia begitu rindu kpdnya, begitu inginnya bertemu dgn sang kekasih, namun sang wanita yg telah berubah mjd kupu2 bukankah setiap saat selalu berputar di sampingnya ? hanya saja ia tdk bisa berteriak, tdk bisa memeluk. Ia hanya bisa memandangnya secara diam2.
Musim panas telah berakhir, angin musim gugur ygsejuk meniup jatuh daun pepohonan. Kupu2 mau tdk mau hrs meninggalkan tempattsb lalu terakhir kali ia terbang & hinggap di atas bahu sang lelaki. Ia bermaksud menggunakan sayapnya yg kecil halus membelai wajahnya, menggunakan mulutnya yg kecil lembut mencium keningnya. Namun tubuhnya yg kecil & lemah benar2 tdk boleh di ketahui olehnya, sebuah gelombang suara tangisan yg sedih hanya dpt di dengar olehkupu2 itu sendiri & mau tdk mau dgn berat hati ia meninggalkan kekasihnya, terbang ke arah yg jauh dgn membawa harapan.
Dlm sekejap telah tiba musim semi yg kedua, sang kupu2 dgn tdk sabarnyasegera terbang kembali mencari kekasihnya yg lama di tinggalkannya. Namun di samping bayangan yg tak asing lagi ternyata telah berdiri seorgwanita cantik. Dlm sekilas itu sang kupu2 nyaris jatuh dr angkasa.Ia benar2 tdk percaya dgn pemandangan di depan matanya sendiri.
Lebih tdk percaya lagi dgn omongan yg di bicarakan banyak org. Orang2 selalumenceritakan ketika hari natal, betapa parah sakit sang lelaki. Melukiskanbetapa baik dan manisnya dokter wanita itu.Bahkan melukiskan betapa sudah sewajarnya percintaan mereka & tentu sajajuga melukiskan bahwa sang lelaki sudah bahagia spt dulu kala .
Sang kupu2 sangat sedih. Bbrp hari berikutnya ia seringkali melihatkekasihnya sendiri membawa wanita itu ke gunung memandang matahari terbit, menghantar matahari senja di pesisir pantai.Segala yg pernah di milikinya dahulu dlm sekejap tokoh utamanya telahberganti seorg wanita lain sedangkan ia sendiri selain kadangkala bisahinggap di atas bahunya, namun tdk dpt berbuat apa2.
Musim panas tahun ini sgt panjang, sang kupu2 setiap hari terbang rendahdgn tersiksa & ia sudah tdk memiliki keberanian lagi utk mendekatikekasihnya sendiri. Bisikan suara antara ia dgn wanita itu,ia & suara tawabahagianya sudah cukup membuat hembusan napas dirinya berakhir, karenanya sebelum musim panas berakhir, sang kupu2 telah terbang berlalu. Bunga bersemi & layu. Bunga layu & bersemi lagi. Bagi seekor kupu2 waktu seolah2 hanya menandakan semua ini. Musim panas pd tahun ketiga, sang kupu2 sudah tdk sering lagi pergimengunjungi kekasihnya sendiri. Sang lelaki bekas kekasihnya itu mendekap perlahan bahu si wanita, mencium lembut wajah wanitanya sendiri. Sama sekali tdk punya waktu memperhatikan seekor kupu2 yghancur hatinya apalagi mengingat masa lalu.
Tiga tahun perjanjian Tuhan dgn sang kupu2 sudah akan segeraberakhir & pd saat hari yg terakhir, kekasih si kupu2melaksanakan pernikahan dgn wanita itu.
Dlm kapal kecil telah dipenuhi org2. Sang kupu2 secara diam2masuk ke dalam & hinggap perlahan di atas pundak Tuhan.Ia mendengarkan sang kekasih yg berada dibawah berikrar di hadapan Tuhandgn mengatakan "saya bersedia menikah dengannya!".Ia memandangi sang kekasih memakaikan cincin ketangan wanita itu, kemudian memandangi mereka berciuman dgnmesranya lalu mengalirlah air mata sedih sang kupu2.
Dengan pedih hati Tuhan menarik napas "Apakah kamu menyesal?". Sang kupu2 mengeringkan air matanya "Tidak".
Tuhan lalu berkata di sertai seberkas kegembiraan "Besok kamusudah dpt kembali menjadi dirimu sendiri".
Sang kupu2 menggeleng-gelengkan kepalanya "Biarkanlah aku menjadi kupu2 seumur hidup".
ADA BEBERAPA KEHILANGAN MERUPAKAN TAKDIR.ADA BEBERAPA PERTEMUAN ADALAH YANG TIDAK AKAN BERAKHIR SELAMANYA.MENCINTAI SESEORANG TIDAK MESTI HARUS MEMILIKI,NAMUN MEMILIKI SESEORANGMAKA HARUS BAIK-BAIK MENCINTAINYA..

Seorang anak yang suka mencari-cari kesalahan. Dengan cekatan, ia akan mampu menunjukkan kesalahan teman-teman dan orangtuanya. Bahkan jika sesuatu terjadi pada dirinya, maka ia menyalahkan teman dan orangtuanya. "Aku jatuh karena Ayah meletakkan ember di sembarang tempat," kata anak tsb. kepada ayahnya saat ia terjatuh di kamar mandi.
"Kamu mengalami musibah ini karena kamu tidak berhati-hati. Oleh karena itu, kalau berjalan harus hati-hati," kata anak tsb. kepada seorang anak lain yang terkilir kakinya.
Pada suatu hari, anak itu berjalan-jalan di pinggir hutan. Matanya tertuju pada sekelompok lebah yang mengerumuni sarangnya. "Wah, madu lebah itu pasti sangat manis. Aku akan mengambilnya. Aku akan mengusir lebah-lebah itu !" Ia pun mengambil sebuah galah dan menyodok sarang lebah itu dengan keras.
Ribuan lebah merasa terusik dan menyerang anak itu. Melihat binatangkecil yang begitu banyak, anak itu lari terbirit-birit. Lebah-lebah itu tidak membiarkan musuhnya pergi begitu saja. Satu ...dua ...tiga, lebah-lebah menghajar dengan sengatan. "Aduh .....tolong ..... !" Byur !! Anak itu menceburkan dirinya ke sungai. Tak lama kemudian, lebah-lebah itu pergi meninggalkan anak itu yang kesakitan.
"Mengapa Ayah tidak menolongku ? Jika Ayah sayang padaku, pasti sudah berusaha menyelamatkanku. Semua ini salah Ayah !"
Ayahnya diam sejenak, lalu mengambil selembar kertas putih. "Anakku, apa yang kamu lihat dari kertas ini?
Itu hanya kertas putih, tidak ada gambarnya," jawab anak itu.
Kemudian, ayahnya mentoreh di kertas putih dengan sebuah titik berwarna hitam.
"Apa yang kamu lihat dari kertas putih ini?
Ada gambar titik hitam di kertas putih itu ! jawab anak itu
Anakku, mengapa kamu hanya rmelihat satu titik hitam pada kertas putih ini? Padahal sebagian besar kertas ini berwarna putih. Betapa mudahnya kamu melihat kesalahan Ayah ! Padahal masih banyak hal baik yang telah Ayah lakukan padamu."
Ayahnya berjalan pergi meninggalkan anaknya yang duduk termenung.
Refleksi:
Mari kita belajar mengoreksi diri sendiri sebelum kita menyalahkan orang lain. Jangan hanya melihat sisi buruk suatu masalah, tetapi kita perlu juga melihat sisi baiknya.
Setiap orang Baik jika kita lihat Kebaikannya
Setiap orang buruk jika kita lihat keburukannya

Ada 2 buah bibit tanaman yang terhampar di sebuah ladang yang subur.
Bibit yang pertama berkata: "Aku ingin tumbuh besar. Aku ingin menjejakkan akarku dalam-dalam di tanah ini, dan menjulangkan tunas-tunasku di atas kerasnya tanah ini. Aku ingin membentangkan semua tunasku, untuk menyampaikan salam musim semi. Aku ingin merasakan kehangatan matahari, dan kelembutan embun pagi di pucuk-pucuk daunku."
Dan bibit itu tumbuh, makin menjulang.
Bibit yang kedua bergumam. "Aku takut. Jika kutanamkan akarku ke dalam tanah ini, aku tak tahu, apa yang akan kutemui di bawah sana. Bukankah disana sangat gelap? Dan jika kuteroboskan tunasku keatas, bukankah nanti keindahan tunas-tunasku akan hilang? Tunasku ini pasti akan terkoyak. Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka, dan siput-siput mencoba untuk memakannya? Dan pasti, jika aku tumbuh dan merekah, semua anak kecil akan berusaha untuk mencabutku dari tanah. Tidak, akan lebih baik jika aku menunggu sampai semuanya aman."
Dan bibit itupun menunggu, dalam kesendirian.
Beberapa pekan kemudian, seekor ayam mengais tanah itu, menemukan bibit yang kedua tadi, dan mencaploknya segera.
Memang, selalu saja ada pilihan dalam hidup. Selalu saja ada lakon-lakon yang harus kita jalani. Namun, seringkali kita berada dalam kepesimisan, kengerian, keraguan, dan kebimbangan-kebimbangan yang kita ciptakan sendiri.
Kita kerap terbuai dengan alasan-alasan untuk tak mau melangkah, tak mau menatap hidup.
Karena hidup adalah pilihan, maka, hadapilah itu dengan gagah. Dan karena hidup adalah pilihan, maka, pilihlah dengan bijak

Pada tahun 1971 surat kabar New York Post menulis kisah nyata tentang seorang pria yang hidup di sebuah kota kecil di White Oak, Georgia, Amerika. Pria ini menikahi seorang wanita yang cantik dan baik, sayangnya dia tidak pernah menghargai istrinya. Dia tidak menjadi seorang suami dan ayah yang baik. Dia sering pulang malam- malam dalam keadaan mabuk, lalu memukuli anak dan isterinya.
Satu malam dia memutuskan untuk mengadu nasib ke kota besar, New York. Dia mencuri uang tabungan isterinya, lalu dia naik bis menuju ke utara, ke kota besar, ke kehidupan yang baru. Bersama-sama beberapa temannya dia memulai bisnis baru. Untuk beberapa saat dia menikmati hidupnya. Sex, gambling, drug. Dia menikmati semuanya.
Bulan berlalu. Tahun berlalu. Bisnisnya gagal, dan ia mulai kekurangan uang. Lalu dia mulai terlibat dalam perbuatan kriminal. Ia menulis cek palsu dan menggunakannya untuk menipu uang orang. Akhirnya pada suatu saat naas, dia tertangkap. Polisi menjebloskannya ke dalam penjara, dan pengadilan menghukum dia tiga tahun penjara.
Menjelang akhir masa penjaranya, dia mulai merindukan rumahnya. Dia merindukan istrinya. Dia rindu keluarganya. Akhirnya dia memutuskan untuk menulis surat kepada istrinya, untuk menceritakan betapa menyesalnya dia. Bahwa dia masih mencintai isteri dan anak-anaknya.
Dia berharap dia masih boleh kembali. Namun dia juga mengerti bahwa mungkin sekarang sudah terlambat, oleh karena itu ia mengakhiri suratnya dengan menulis, "Sayang, engkau tidak perlu menunggu aku.
Namun jika engkau masih ada perasaan padaku, maukah kau nyatakan?
Jika kau masih mau aku kembali padamu, ikatkanlah sehelai pita kuning bagiku, pada satu-satunya pohon beringin yang berada di pusat kota. Apabila aku lewat dan tidak menemukan sehelai pita kuning, tidak apa-apa. Aku akan tahu dan mengerti. Aku tidak akan turun dari bis, dan akan terus menuju Miami. Dan aku berjanji aku tidak akan pernah lagi menganggu engkau dan anak-anak seumur hidupku."
Akhirnya hari pelepasannya tiba. Dia sangat gelisah. Dia tidak menerima surat balasan dari isterinya. Dia tidak tahu apakah isterinya menerima suratnya atau sekalipun dia membaca suratnya, apakah dia mau mengampuninya? Dia naik bis menuju Miami, Florida, yang melewati kampung halamannya, White Oak. Dia sangat sangat gugup. Seisi bis mendengar ceritanya, dan mereka meminta kepada sopir bus itu, "Tolong, pas lewat White Oak, jalan pelan-pelan...kita mesti lihat apa yang akan terjadi..."
Hatinya berdebar-debar saat bis mendekati pusat kota White Oak. Dia tidak berani mengangkat kepalanya. Keringat dingin mengucur deras.
Akhirnya dia melihat pohon itu. Air mata menetas di matanya...
Dia tidak melihat sehelai pita kuning...
Tidak ada sehelai pita kuning....
Tidak ada sehelai......
Melainkan ada seratus helai pita-pita kuning....bergantungan di pohon beringin itu...Ooh...seluruh pohon itu dipenuhi pita kuning...!!!!!!!!!!!!
Kisah nyata ini menjadi lagu hits nomor satu pada tahun 1973 di Amerika. Sang sopir langsung menelpon surat kabar dan menceritakan kisah ini. Seorang penulis lagu menuliskan kisah ini menjadi lagu, "Tie a Yellow Ribbon Around the Old Oak Tree", dan ketika album ini di-rilis pada bulan Februari 1973, langsung menjadi hits pada bulan April 1973.
I'm coming home I've done my time And I have to know what is or isn't mine If you received my letter Telling you I'd soon be free Then you'd know just what to do If you still want me If you still want me Oh tie a yellow ribbon ‘Round the old oak tree It's been three long years Do you still want me If I don't see a yellow ribbon ‘Round the old oak tree I'll stay on the bus, forget about us Put the blame on me If I don't see a yellow ribbon ‘Round the old oak tree Bus driver please look for me ‘Cause I couldn't bare to see what I might see I'm really still in prison And my love she holds the key A simple yellow ribbon's all I need to set me free I wrote and told her please Oh tie a yellow ribbon ‘Round the old oak tree It's been three long years Do you still want me If I don't see a yellow ribbon ‘Round the old oak tree I'll stay on the bus, forget about us Put the blame on me If I don't see a yellow ribbon ‘Round the old oak tree Now the whole damn bus is cheering And I can't believe I see A hundred yellow ribbons ‘Round the old, the old oak
tree Tie a ribbon 'round the old oak tree Tie a ribbon 'round the old oak
tree Tie a ribbon 'round the old oak tree Tie a ribbon 'round the old oak
tree Tie a ribbon 'round the old oak tree Tie a ribbon 'round the old oak
tree Tie a ribbon 'round the old oak tree Tie a ribbon 'round the old oak tree

Di suatu masa disuatu dimensi,kura-kura berdebat dengan kelinci mengenai siapa yang lebih cepat.Akhirnya mereka memutuskan untuk adu lari dan sepakat jalurnya.
Kelinci melesat ninggalin kura-kura. Setelah tahu kura-kura tertinggal jauh di belakang, kelinci mutusin untuk beristirahat sejenak sebelum lanjut lagi, "Ah,gue istirahat dulu, ntar kalo si kura-kura dah deket baru gue lari lagi.". Kelinci duduk di bawah pohon (ga di atas pohon karena kelinci ga bisa manjat) dan akhirnya tertidur pules.
Kura-kura akhirnya melalui kelinci yang sedang tertidur dan memenangkan adu lari.
Akhirnya kelinci pun terbangun dan menyadari dirinya telah kalah.
Moral : alon-alon asal kelakon yang akan berjaya
Karena malu dan kecewa yang mendalam, kelinci melakukan Antisipasi Kegagalan
Ia yakin bahwa kekalahannya hanya karena ia terlalu percaya diri, ceroboh dan lalai. "Kalo kemaren gue ga macem-macem, ga mungkin gue kalah" pikir kelinci.
Ditantangnya lg si kura-kura, "Hei kura-kura, sini loe... Gue ga trima loe menang kemaren, ayo kita lomba lagi, sekali ini pasti gue yang menang" .
Si kura-kura nyante aja ngejawab, "hayyuukk, siapa takut?"
Akhirnya dimulai lomba, dan dari awal lomba kelinci melesat meninggalkan kura-kura dan terus berlari hingga ke garis finish.beneran juga, kelinci yang menang.
Moral : Yang cepet dan konsisten selalu mengalahkan yang alon-alon asal
kelakon .
Kura-kura panas, dan setelah dipikir-pikir baru nyadar kalo dia ga bakalan bisa ngalahin kelinci dengan kondisi seperti itu.
Ditantangnyalah kelinci adu lari lg ke suatu tempat. "Hei kelinci, ayo kita lomba lagi.
Sekarang kita lewat jalan ini ke sana. Berani ga loe?"
Ditantang seperti itu, kelinci langsung mau aja karena dah yakin dia yang bakalan menang, wong kemaren aja dia bisa menang.
Lomba dimulai dan dengen kencangnya kelinci berlari meninggalkan kura-kura.
"Yang penting gue jangan setop-setop, pasti gue menang." pikir kelinci.
ternyata jalan di depan kelinci terhalang sungai. "Duh, gimana nih gue nyebrangin ni sungai? Gue ga bisa brenang lagi" termenung si kelinci mencari jalan menyebrangi sungai.
Lama termenung, akhirnya kelinci melihat kura-kura dateng dan nyebur berenang di sungai, keluar lagi berjalan pelan menuju garis finish.
Terpaku kelinci melihat kemenangan si kura-kura.
Moral : ketahuilah...jikalau punya kemampuan dan ubah keadaan sesuai kemampuan yang kita punya
Ngeliat si kelinci terpaku sedih, kura-kura pun menghampirinya dan bilang,"dah, jangan sedih, besok kita ulangin lagi, tapi kita bareng-bareng."
Esoknya, lomba dimulai lagi, tapi sekarang kelinci nggendong kura-kura sampe tepi sungai. Kemudian gantian kura-kura menggendong kelinci menyebrangi sungai dilanjutkan kembali kelinci nggendong kura-kura sampe garis finish.
Hasilnya mereka berdua lebih cepat sampai di garis finish.
Moral : pinter dan berkemampuan tapi ga bisa kerjasama bakalan percuma karena dengan kerjasama maka kekurangan akan dipenuhi oleh yang lainnya .
Hikmah :
- yang cepat dan konsisten selalu mengalahkan yang alon-alon asal kelakon .
- bekerjalah sesuai kemampuanmu .
- kumpulkan sumber daya dan kerja sebagai tim selalu mengalahkan kelebihan pribadi
- jangan menyerah bila gagal .
- berlombalah dengan situasi, jangan dengan saingan .
Di zaman Yunani kuno, Dr. Socrates adalah seorang terpelajar dan intelektual yang terkenal reputasinya karena pengetahuan dan kebijaksanannya yang tinggi. Suatu hari seorang laki-laki berjumpa dengan Socrates dan berkata, " Tahukah Anda apa yang baru saja saya dengar mengenai salah seorang teman Anda ?"
"Tunggu sebentar," jawab Dr. Socrates. "Sebelum memberitahukan saya sesuatu, saya ingin Anda melewati sebuah ujian kecil. Ujian tersebut dinamakan Ujian Saringan Tiga Kali. "Saringan tiga kali ?"tanya laki-laki tersebut. "Betul,"lanjut Dr. Socrates.
"Sebelum Anda mengatakan kepada saya mengenai teman saya, mungkin merupakan ide yang bagus untuk menyediakan waktu sejenak dan menyaring apa yang akan Anda katakan. Itulah kenapa saya sebut sebagai Ujian Saringan Tiga Kali.
Saringan yang pertama adalah KEBENARAN. Sudah pastikah Anda bahwa apa yang Anda akan katakan kepada saya adalah benar ? "Tidak, belum tentu benar,"kata laki-laki tersebut,
"Sesungguhnya saya baru saja mendengarnya dan ingin memberitahukannya kepada Anda." "Baiklah," kata Socrates,
"Jadi Anda sungguh tidak tahu apakah hal itu benar atau tidak. "Sekarang mari kita coba saringan kedua yaitu : KEBAIKAN.
Apakah yang akan Anda katakan kepada saya mengenai teman saya adalah sesuatu yang baik ? "Tidak, sebaliknya, mengenai hal yang buruk,"jawab laki-laki itu.
"Jadi, "lanjut Socrates, "Ada ingin mengatakan kepada saya sesuatu yang buruk mengenai dia, tetapi Anda tidak yakin kalau itu benar. "Anda mungkin masih bisa lulus ujian selanjutnya, yaitu : KEGUNAAN. Apakah apa yang Anda ingin beritahukan kepada saya tentang teman saya tersebut akan berguna buat saya ?"
"Tidak, sungguh tidak," jawab laki-laki tersebut.
"Kalau begitu," simpul Dr. Socrates, "Jika apa yang Anda ingin beritahukan kepada saya tentang teman saya tersebut tidak benar, tidak juga baik, bahkan tidak berguna untuk saya, kenapa ingin menceritakan kepada saya ?"
Sebuah panah yang telah melesat dari busurnya dan membunuh seseorang yang tak bersalah, dan kata-kata yang telah diucapkan yang menyakiti hati seseorang, keduanya tidak pernah bisa ditarik kembali. Jadi sebelum berbicara tentang seseorang, gunakanlah Saringan Tiga Kali.

Seorang kaya bertanya kepada pastornya, "Pastor, mengapa orang menyebut saya pelit sementara mereka semua tahu bahwa jika saya mati nanti, saya akan mewariskan semua yang saya miliki pada gereja?"
Pastor itu menjawab, "Saya akan menceritakan padamu sebuah perumpamaan tentang seekor sapi dan seekor babi. Babi termasuk binatang yang kurang disukai orang, sedangkan sapi disayangi banyak orang. Hal ini membuat si babi bingung. Ia berkata pada sapi, ‘Orang selalu memuji badanmu yang bagus dan matamu yang bening.' Mereka pikir engkau sangat dermawan sebab tiap hari kau memberi mereka susu dan krim.
Tapi bagaimana dengan aku? Aku telah memberikan semua yang kumiliki pada mereka. Aku telah memberi mereka daging panggang dan ham. Aku telah menyediakan bulu-buluku untuk dibuat sikat, bahkan mereka telah mencincang kakiku. Tapi, mengapa tak seorang pun menyukai aku, mengapa?
"Tahukah kamu apa jawaban si sapi?", tanya pastor itu kepada si kaya. "Sapi itu mengatakan demikian, ‘Barangkali karena saya memberikan apa yang saya miliki, ketika saya masih hidup.'"
Customer Service: Ya, ada yang bisa saya bantu?
Pelanggan: Saya ingin menginstal cinta kasih. Bisakah anda memandu saya menyelesaikan prosesnya?
Customer Service: Ya, saya dapat membantu anda. Anda siap melakukannya?
Pelanggan: Baik, saya tidak mengerti secara teknis, tetapi saya siap untuk menginstalnya sekarang. Apa yang harus saya lakukan dahulu?
Customer Service: Langkah pertama adalah membuka HATI anda. Tahukan anda di mana HATI anda?
Pelanggan: Ya, tapi ada banyak program yang sedang aktif. Apakah saya tetap bisa menginstalnya sementara program- program tersebut aktif?
Customer Service: Program apa saja yang sedang aktif?
Pelanggan: Sebentar, saya lihat dulu, Program yang sedang aktif adalah SAKITHATI.EXE, MINDER.EXE, DENDAM.EXE dan BENCI.COM.
Customer Service: Tidak apa-apa. CINTA-KASIH akan menghapus SAKITHATI.EXE dari system operasi Anda. Program tersebut akan tetap ada dalam memori anda, tetapi tidak lama karena akan tertimpa program lain.CINTA-KASIH akan menimpa MINDER.EXE dengan modul yang disebut PERCAYADIRI.EXE. Tetapi anda harus mematikan BENCI.COM dan DENDAM.EXE. Program tersebut akan menyebabkan CINTA-KASIH tidak terinstal secara sempurna. Dapatkah anda mematikannya?
Pelanggan: Saya tidak tahu cara mematikannya. Dapatkah anda memandu saya?
Customer Service: Dengan senang hati. Gunakan Start menu dan aktifkan MEMAAFKAN.EXE. Aktifkan program ini sesering mungkin sampai BENCI.COM dan DENDAM.EXE terhapus.
Pelanggan: OK, sudah. CINTA-KASIH mulai terinstal secara otomatis. Apakah ini wajar?
Customer Service: Ya, anda akan menerima pesan bahwa CINTA-KASIH akan terus diinstal kembali dalam HATI anda. Apakah anda melihat pesan tersebut?
Pelanggan: Ya. Apakah sudah selesai terinstal?
Customer Service: Ya, tapi ingat bahwa anda hanya punya program dasarnya saja. Anda perlu mulai menghubungkan HATI yang lain agar untuk mengupgradenya.
Pelanggan: Oops. Saya mendapat pesan error. Apa yang harus saya lakukan?
Customer Service: Apa pesannya?
Pelanggan: ERROR 412 - PROGRAM NOT RUN ON INTERNAL COMPONENT". apa artinya?
Customer Service: Jangan kuatir, itu masalah biasa. Artinya, program CINTA-KASIH diset untuk aktif di HATI eksternal tetapi belum bisa aktif dalam HATI internal anda. Ini adalah salah satu kerumitan pemrograman, tetapi dalam istilah non- teknis ini berarti anda harus men-"CINTA- KASIH"-i mesin anda sendiri sebelum men-"CINTA-KASIH"-i orang lain.
Pelanggan: Lalu apa yang harus saya lakukan?
Customer Service: Dapatkan anda klik pulldown direktori yang disebut "PASRAH"?
Pelanggan: Ya, sudah.
Customer Service: Bagus. Pilih file-file berikut dan salin ke direktori "MYHEART" MEMAAFKAN- DIRI-SENDIRI.DOC, dan MENYADARI- KEKURANGAN.TXT. sistem akan menimpa file-file konflik dan mulai memperbaiki program-program yang salah. Anda juga perlu mengosongkan Recycle Bin untuk memastikan program- program yang salah tidak muncul kembali.
Pelanggan: Sudah. Hei! HATI saya terisi file-file baru. SENYUM.MPG aktif di monitor saya dan menandakan bahwa DAMAI.EXE dan KEPUASAN.COM dikopi ke HATI. Apakah ini wajar?
Customer Service: Kadang-kadang. Orang lain mungkin perlu waktu untuk mendownloadnya. Jadi CINTA-KASIH telah terinstal dan aktif. Anda harus bisa menanganinya dari sini.
Ada satu lagi hal yang penting.
Pelanggan: Apa?
Customer Service: CINTA-KASIH adalah freeware. Pastikan untuk memberikannya kepada orang lain yang anda temui. Mereka akan share ke orang lain dan seterusnya sampai anda akan menerimanya kembali.
Hawa Ahmed adalah seorang mahasiswa non-Kristen di Afrika Utara. Suatu hari, dia membaca traktat Kristen di asramanya dan dia memutuskan untuk menjadi seorang Kristen. Ayahnya adalah seorang Emir (penguasa Muslim). Dapat dipastikan bahwa dia akan kehilangan warisan keluarganya jika dia menyatakan pertobatannya.Dia benar-benar belum siap untuk menghadapi sesuatu yang terjadi berikut ini.Ketika Hawa memberitahu keluarganya bahwa dia telah menjadi Kristen dan meng ganti namanya menjadi Faith, ayahnya benar-benar murka.
Ayah dan kakak-kakaknya yang laki-laki melucuti pakaiannya dan mengikatnya di sebuah kursi yang dipasangi sebatang logam. Mereka bermaksud menghukumnya dengan arus listrik. Faith meminta mereka untuk meletakkan Alkitab di atas pangkuannya. Ayahnya menjawab, "Jika kau ingin mati bersama dengan kepercayaanmu yang salah , jadilah seperti yang kau inginkan." Salah satu kakaknya menambahkan, "Itu akan menunjukkan bahwa kepercayaanmu tidak punya kuasa."
Meskipun dalam keadaan terikat, Faith dapat menyentuh ujung Alkitabnya. Dia merasakan kedamaian meliputi hatinya, seolah-olah ada seseorang yang berdiri di sampingnya. Ketika ayah dan kakaknya memasukkan steker ke dalam soketnya - tidak terjadi apapun - dan tidak ada sesuatupun yang terjadi. Mereka mencoba sampai 4 kali dan mengganti kabelnya, tetapi listrik tetap tidak mengalir juga. Akhirnya, ayah Faith, karena frustasi dan marah, dia memukul, mengusirnya serta berteriak, "Kau bukan anakku lagi." Lalu dia melemparkan anak perempuannya itu ke jalanan tanpa baju melekat di tubuhnya.
Faith berlari menyusuri jalan, merasa terhina dan dipermalukan. Banyak orang memandangnya dan shock melihatnya. Dalam keadaan gemetar karena kedinginan dan sambil berlinang air mata, Faith berlari menuju ke rumah seorang temannya. Temannya mempersilakan Faith masuk, memberinya pakaian dan tempat bernaung. Hari berikutnya, temannya itu bertanya kepada para tetangga tentang apa yang mereka lihat dan pikirkan saat melihat Faith berlarian tanpa busana di jalanan.
"Aku tidak mengerti yang kau tanyakan ?" mereka bertanya. "Gadis itu memakai baju putih yang sangat indah. Bahkan kami bertanya-tanya kepada diri kami sendiri mengapa ada seseorang yang memakai baju putih seindah itu berlarian di sepanjang jalan." Saat ini Faith bekerja sebagai evangelis fulltime di EHC.
(Sumber: JOEL-NEWS-INTERNATIONAL-396 )
Catatan :
Masih banyak orang mengalami seperti yang Faith alami, baik yang ada di Afrika Utara ataupun di negara-negara yang tertutup bagi Injil. Berdoalah agar Allah senantiasa memberikan kekuatan, berkat, dan bimbingan agar mereka dapat terus bertahan menghadapi setiap rintangan yang mencoba menghambat pertumbuhan iman mereka.

ini adalah sebuah kisah nyata
Story From: Frank Slasak
Date : 28 january 1986
semua di mulai dari impianku. Aku ingin menjadi astronout. Aku ingin terbang ke angkasa. Tetapi aku tidak memiliki sesuatu yang tepat, dan aku bukanlah seorang sarjana. Aku juga bukan seorang pilot. Namun sesuatupun terjadilah...gedung putih mengumumkan mencari warga biasa untuk ikut dalam penerbangan 51-L pesawat ulang-alik Challenger. Dan warga itu adalah seorang guru. Guru itu adalah aku. Warga biasa, hanya seorang guru.
Hari itu juga aku mengirimkan surat lamaran ke Washinton DC. Setiap hari aku berlari ke kotak pos, hingga suatu saat akhirnya datanglah amplop resmi berlogo NASA. Oh...! doaku terkabul, pikirku...aku lolos pada penyisihan pertama. Ini benar-benar terjadi padaku. Selama beberapa minggu berikutnya, perwujudan impianku semakin dekat saat NASA mengadakan test fisik dan mental.
Begitu test selesai, aku enunggu dan berdoa lagi. Aku tahu semakin dekat pada impianku.Beberapa waktu kemudian, aku menerima panggilan untuk mengikuti program latihan astronout khusus di Kennedy Space Spencer. Dari 43.000 pelamar, kemudian 10.000, dan kini tinggal 100 0rang termasuk diriku. Ada stimulator, uji klautrofobi latihan ketangkasan, percobaan mabuk udara... dan siapakah yang bisa di antara kami ? Aku berdoa..."Tuhan biarlah aku yang terpilih..." begitulah aku berdoa dan Menunggu.
Tibalah waktu yang menghancurkan itu, karena NASA memilih Christina McAufliffe. Aku kalah. Dan impiankupun hancur seiring dengan itu. Aku marah pada Tuhan, mengapa bukan aku yang terpilih. Rasa percaya dirikupun lenyap, dan amarah menggantikan kebahagiaanku. Apa yang kurang Tuhan ? Aku berpaling pada ayahku dan bertanya...mengapa bukan aku ayah ? dan ayahku menjawab "Semua terjadi karena suatu alasan". Oh Ayah... akupun tinggalkan dia di suatu ruangan.
Selasa 28 Januari 1986, aku berkumpul bersama teman-teman dan keluargaku untuk menyaksikan peluncuran itu. Aku berkhayal kalau aku yang ada di sana. Aku bersedia melakukan apa saja asal aku yang berada di sana. 73 detik kemudian, saat pesawat itu melewati menara landasan pacu.disaksikan oleh jutaan mata. Tuhan menjawab semua pertanyaanku dan menghapus segala keraguanku, saat pesawat kebanggaanku Challenger meledak, dan semua penumpangnya tewas.
Aku ingat kata-kata ayahku "Semua terjadi karena suatu alasan" Aku tidak terpilih pada peluncuran itu, walaupun aku sangat menginginkan.Sekarang aku tahu, bahwa Tuhan memiliki alasan yang lain untuk kehadiranku di bumi ini. Ia memiliki misi yang lain dalam hidupku. Aku tidak kalah, aku seorang pemenang. Aku menang, karena aku telah kalah.... Aku ... Frank Slasak, masih hidup untuk bersyukur pada Tuhan karena tidak semua doaku di jawab.
Pengkhotbah 3:11a:Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya...
Tuhan mengabulkan Doa kita dalam tiga cara:
-
Apabila Tuhan mengatakan Ya... maka kita akan mendapatkan apa yang kita minta.
-
Apabila Tuhan mengatakan Tidak, maka kita akan mendapatkan yang lebih baik.
-
Apabila Tuhan mengatakan Tunggu, maka kita akan mendapatkan Terbaik sesuai dengan rencana-Nya
