News
DOA MALAM ENERGY - 26 July 2008
Pada Sabtu pukul 19.00 WIB, 26 Juli 2008, energizer mengadakan acara doa malam bersama di gedung Sekretariat Barat Lt.1, Greenville Maizonette. Acara doa malam ini juga merupakan Sabtu malam terakhir bagi para energizer untuk beribadah bersama, karena untuk minggu-minggu berikutnya ibadah raya akan diadakan di hari Minggu pada jam 11 pagi hingga jam 1 siang.
Acara doa malam kali ini bertemakan “membangun pondasi kita kembali,” dan dibawakan oleh Kak Achiang. Acara diawali dengan pujian dan penyembahan, yang meskipun hanya diiringi alunan gitar electric, namun tidak mengurangi nikmatnya hadirat Bapa. Dalam firman yang dibawakannya, Kak Achiang membahas tentang pentingnya kasih mula-mula dalam hidup kita.
Mengapa kita bisa kehilangan kasih mula-mula?
- Karena semua yang kita lakukan mulai menjadi rutinitas (Wahyu 2 : 2-4).
Kita akan semakin kuat ketika Tuhan ada bersama dengan kita. Saat kita jatuh cinta untuk yang pertama kalinya kepada Tuhan, kita bisa lakukan hal-hal dahsyat hanya demi mengalami kasih Tuhan. Coba lakukan kembali hal-hal yang dulu nekat kita lakukan hanya demi Tuhan. - Karena kita tidak belajar untuk mengenal Dia lebih dalam lagi (Mazmur 9 : 11).
Seringkali kita cepat puas ketika kita tahu bahwa sesuatu sudah menjadi milik kita. Kita tidak punya rasa ingin tahu lagi, tidak ingin kenal lebih dalam lagi. Saat kita belajar untuk kenal Bapa lebih dalam lagi, cinta kita dijamin tidak akan berkurang. Belajarlah untuk selalu rindu Dia, mau untuk semakin mengenal Bapa. Nyatakan itu lewat doa, sampaikan curhat kita kepadaNya. Bapa akan memprioritaskan orang-orang yang memprioritaskan Dia, karena Allah kita adalah Allah yang cemburu.
Bagaimana supaya kita bisa kembali kepada kasih mula-mula? Dalam Wahyu 2 : 5 dinyatakan bahwa kehilangan kasih mula-mula adalah DOSA. Oleh sebab itu satu-satunya cara untuk kembali memiliki kasih mula-mula adalah dengan BERTOBAT. Keberhasilan kita dalam hidup di dunia hanya bisa kita dapatkan saat Tuhan ada bersama dengan kita.
“Perbuatan baik membuat kita mengenal kasih Tuhan, tetapi berbuat baik terus menerus dapat membuat kita melupakan kasih Tuhan. Namun orang yang mengenal Tuhan sanggup melakukan perbuatan-perbuatan baik terus-menerus.”
Wow, ternyata saat kita menghasilkan buah-buah pertobatan pun kita masih bisa berdosa kalau kita melakukannya tanpa kasih kepada Bapa. Di akhir acara, para energizer bertobat bersama dalam hadirat Tuhan dan kembali menerima api cintaNya. Hadirat Bapa begitu indah sampai-sampai waktu terasa begitu cepat berlalu. Doa malam berakhir pada pukul 22.00 WIB, para energizer pun pulang dengan kasih dan semangat cinta yang baru kepada Bapa. (“,)
